2018-08-26 ~ Viral

Saturday, September 1, 2018




www.prediksibola.com
Juventus tampaknya akan berusaha meraih kemenangan ketiganya saat menyambangi markas Parma, Sabtu (2/9) dinihari.
Namun perlu diketahui juga bahwa Parma bukanlah tim semenjana yang mudah dikalahkan begitu saja.
Parma Calcio 1913 merupakan salah klub terbaik dan penuh dengan sejarah di Italia. Setelah sempat dinyatakan bangkrut pada tahun 2015 silam, Parma berhasil bangkit dan saat ini mereka kembali bersaing di kasta tertinggi sepakbola Italia.
Parma telah mencapai prestasi yang tak terduga sebelum kembali bersaing di kompetisi Serie A 2018/19. Mereka telah memenangkan tiga musim promosinya secara beruntun sejak dinyatakan bangkrut dan terdegradasi ke Serie D.
Namun di awal musim ini, Parma mencatat hasil positif meski kurang menguntungkan. Klub mampu meraih poin di laga pertamanya setelah bermain imbang 2-2 dengan Udinese. Tapi, kerugian sempat meraka alami ketika melawan SPAL di pekan kedua akhir pekan kemarin.
Bermain di Stadion Renato Dall'Ara, skuat asuhan D'Aversa takluk 1-0. Hasil tersebut tentu mengganggu suasana hati para pemain. Karena mereka akan menghadapi lawan yang lebih tangguh dari SPAL, yakni Juventus.
Juventus juga telah mengawali kompetisi musim ini dengan poin maksimal dari dua pertandingan yang mereka mainkan.
Di pertandingan awal, Federico Bernardeschi menyelamatkan tiga poin Juventus pada pertandingan melawan Chievo yang berakhir dengan skor 3-2.
Hasil melawan Lazio di pekan kedua tampak agak lebih baik. Mereka mendominasi pertandingan dan berhasil mencatat kemenangan 2-0. Massimiliano Allegri tentu akan menjaga tren positifnya kala bertamu ke markas Parma akhir pekan ini.
Berita Tim & Taktik


www.skysports.com
Parma Calcio - Menjamu Juventus dikandang sendiri tentu menjadi sebuah modal bagi Parma. Tapi masalahnya adalah skuat mereka sedang dilanda badai cedera.
Jonathan Biabiany dan Amato Ciciretti keduanya dikabarkan absen untuk pertandingan melawan Juventus.
Alessandro Bastoni, Jacopo Dezi, Matteo Scozzarella dan Mattia Sprocati semuanya juga mengalami cedera, sementara ada beberapa pemain yang mendapat larangan bermain di Serie A hingga 31 Desember 2018 mendatang.
Empat pilar pertahanan Parma akan tetap sama seperti yang diturunkan pada pertandingan sebelumnya. Diposisi penjaga gawang Luigi Sepe masih menjadi andalan.
Di sektor tengah tampaknya ada sedikit perubahan, dengan Luca Rigoni akan diplot sebagai starter untuk menggantikan Antonio Barilla, yang kemungkinan akan turun ke bangku cadangan.
Di lini depan Alessio Da Cruz, Gervinho serta Roberto Inglese kemungkinan akan menjadi trisula yang akan mengobrak-abrik pertahanan Juventus. Parma akan mengandalkan set-piece dan counter attack untuk membobol gawang Juventus.
Perkiraan XI Parma (4-3-3): Sepe; Iacoponi, Alves, Gagliolo, Gobbi; Rigoni, Stulac, Grassi; Gervinho, Inglese, Da Cruz
Juventus - Massimiliano Allegri kemungkinan akan tetap mengandalkan empat bek Joao Cancelo, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, dan Alex Sandro.
Di lini depan kemungkinan akan ada perubahan secara personal. Allegri akan mencari pemain yang tepat yang bisa menguasai bola, dengan Parma cenderung akan bermain bertahan.
Bisa jadi Blaise Matuidi berperan lebih keluar dari lini tengah, dengan Allegri menambahkan pemain lain yang memiliki akselerasi dalam melakukan serangan ketika mereka merubah formasi dari 4-3-3 menjadi 4-2-3-1.
Emre Can kemungkinan akan menjadi starter bermitra dengan Miralem Pjanic di lini tengah. Sementara Federico Bernardeschi bisa turun ke bangku cadangan untuk memberi kesempatan bagi Douglas Costa.
Paulo Dybala juga bisa dimainkan dalam peran nomor 10, sedangkan Cristiano Ronaldo dan Mario Mandzukic dipastikan bakal mempertahankan tempat masing-masing.
Perkiraan XI Juventus (4-2-3-1): Szczesny; Batalo, Bonucci, Chiellini, Sandro; Pjanic, Can; Costa, Dybala, Mandzukic; Ronaldo


www.thehardtackle.com
Prediksi Skor Parma Vs Juventus
Juventus sepertinya masih melakukan pemanasan. Mereka belum terlihat padu dan alasan yang tepat untuk itu adalah kurangnya penampilan yang mengesankan dari Cristiano Ronaldo dkk di sektor depan.
Tapi, dengan melihat pertandingan terakhir mereka, sedikit membuktikan bahwa serangan juventus masih sangat tajam dan mematikan dan Parma mungkin akan menjadi kelinci percobaan berikutnya.
Meski demikian Parma tetap menjadi lawan yang sulit dikalahkan. Meraka tentu akan memberi sedikit tekanan melalui set-piece atau bahkan serangan balik cepat dan akurat.
Namun, bagaimanapun, Juventus datang untuk menang. Dengan kinerja serta determinasi tinggi, skor yang pantas untuk kedua tim adalah Parma 2-3 Juventus.
Sumber: www.gazzetta.it


loading...

 Real Madrid telah memberi Mariano jersey dengan nomor tujuh, dan hal ini telah membuat kecewa sejumlah pendukung Losc Blancos yang berpikir bahwa memberinya nomor bergengsi seperti itu menempatkan terlalu banyak beban di pundaknya, mereka berpendapat jika dia belum layak untuk mendapatkan nomer keramat tersebut, seperti dilansir sportbible.com 31/08/2018

Referensi pihak ketiga
Musim ini Real Madrid benar-benar di tinggal bintang besar mereka, yakni Cristiano Ronaldo, dan Zidane mereka berdua memiliki pengaruh besar dalam kesuksesan Real Madrid serta berhasil mendaratkan gelar Liga Champions untuk ketiga kalinya secara beruntun

Referensi pihak ketiga
Namun kini mereka berdua telah pergi, Ronaldo ke Juventus, dan Zidane saat ini masih bebas dan tanpa klub banyak pihak yang mengatakan jika Zidane bersiap untuk mengantikan posisi Jose Mourinho di Manchester United
Los Blancos dikaitkan dengan sejumlah bintang nama besar di atas jendela transfer. Pemain seperti Mohamed Salah, Eden Hazard, dan Harry Kane semuanya terkait dengan kepindahan ke raksasa La Liga, tetapi akhirnya gagal
Mariano telah kembali ke Real Madrid, namun. dia pindah Lyon tetapi Madrid melaksanakan klausul pembelian kembali mereka dan pemain berusia 25 tahun itu bergabung kembali dengan tim.

Referensi pihak ketiga
Tapi penggemar Real Madrid kecewa. Mereka tidak yakin bahwa memberikan pemain baru dengan angka keramat itu malah akan membuatnya merasa terbebani, dan dia masih belum layak untuk hal itu
Namun, jika kita lihat sejarah dahulku, Cristiano Ronaldo meminta untuk memiliki nomor 28 kemeja di Man United, tetapi Sir Alex Ferguson memintanya untuk memakai nomor tujuh, dan itu berhasil. Ronaldo menjadi superstar sampai saat ini
Apakah Anda pikir ini adalah langkah yang baik oleh Real?
loading...