Viral

Wednesday, October 17, 2018



Pamela Safitri

Siapa yang tidak Tahu biduan dangdut yang satu ini, Mempunyai body yang aduhai membuat pria yang melihatnya pasti akan berkeringat.

Ya Biduan itu bernama Pamela Safitri, Yang awal mula kemenculannya bergabung dengan Duo Serigala yang membuat heboh dunia hiburan dengan aksi Goyangan Drible nya,

Kali ini Saya mau berikan Video aksi Pamela Safitri Naik Motor RX king Bikin dia tambah Hot broo.
Tidak usah lama-lama yuk Tonton video nya di bawah ini







loading...

Tuesday, October 16, 2018


Rini Puspitawati (26), warga Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Pemandu lagu itu sedang kritis akibat mobil CRV yang dia kemudikan terbang ke jurang dekat Telaga Sarangan, Magetan. Saat kejadian, dia bersama Ragil Supriyanto (34), pria beristri dari Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sebelum musibah menimpanya, pria ini sudah dinasehati istri agar tak lagi berselingkuh dengan Model cantik.
Meski begitu, sebagai istri dia tak mau bercerai dari suami yang dicintainya.
Wanita ini tak mau kehilangan suaminya. Namun, nasib berkata lain, suaminya meninggal dunia akibat KECELAKAAN bersama seorang wanita cantik.
---------
Peristiwa mobil Honda CRV yang terbang hingga masuk jurang 200 meter dekat
Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur, ternyata dilatari kisah perselingkuhan.
Pengemudi mobil itu adalah Rini Puspitawati (26), perempuan cantik asal Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.
Rini dikenal sebagai pemandu lagu yang populer di Ngawi.
Hingga Minggu (14/10/2018, Rini belum sadarkan diri karena terjepit bodi mobil.
Saat kejadian, Rini bersama kontraktor bernama Ragil Supriyanto (34), pria beristri dari Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Sehari sebelum KECELAKAANitu, terungkap cerita kemarahan istri Ragil, Tina Hayati, yang menemukan indikasi suaminya masih terus selingkuh dengan Rini.
Menurut Lina, kakak ipar Ragil, perselingkuhan itu sejak lama diketahui Tina Hayati.
"Hari Kamis, sehari sebelum kecelakaan, Tina cerita bahwa suaminya selingkuh dengan PL
karena menemukan tiket Mojosemi Park dan bukti pembayaran hotel Mojosemi. Kata adik
saya, biar suami saya selingkuh, asal tidak ditinggal mati. Tapi kok kejadiannya seperti
ini," kata Lina kepada SuryaMalang.com di kamar jenazah, Minggu (14/10/2018).
Sementara, evakuasi mobil Honda CRV putih nopol T 1201 EJ keluaran 2018 itu dari dasar jurang memakan waktu hingga tiga jam.
"Perlu waktu lama karena lokasinya sulit dan ramainya arus lalu lintas dari Sarangan dan
sebaliknya," kata Kepala Unit Kecalakaan Lalu Lintas (Kanit Laka Lantas)
Polres Magetan, Iptu Yudi Wiyanto, kepada SuryaMalang.com.
"Tim evakuasi dari Polres dan warga Sarangan. Kami agak kesulitan, karena
medan tempat jatuhnya mobil itu, jauh dari jalan sehingga kami harus mendereknya
terlebih dahulu, baru ditarik ke atas truk," kata Iptu Yudi Wiyanto.
Evakuasi bangkai mobil itu harus mengorbankan tanaman milik sejumlah petani, antara lain Supri.
"Tanaman kentang saya yang rusak karena dilalui untuk menderek bangkai mobil,
semua diganti. Tapi kalau dibandingkan hasil panen ya tidak memadai. Tapi tidak apa apa, ini musibah," kata Supri.
Petani lain, Suparno, juga merugi karena lahannya dilintasi untuk evakuasi dan dan diinjak-injak warga yang menonton.
"Saya sudah diberi ganti rugi, tidak apa, ini kan kecelakaan. Lagi pula yang tanamannya
rusak tidak hanya milik saya. Tetangga kebun ini banyak yang rusak," kata Suparno.
Keterangan Saksi Mata
Menurut sejumlah saksi mata, mobil CRV itu awalnya melaju dari arah Sarangan dan turun menuju Magetan kota.
Sesampai di belokan atas kebun stroberi, mobil naas itu malah melaju kencang dan terbang ke jurang sedalam 200 meter.
"Saya tahu ada mobil terbang dan terdengar letusan, blar! Terlihat laki-laki terlempar
keluar mobil, sedang pengemudinya, perempuan, terjepit badan mobil," ungkap
Suparno, warga Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, pemilik kebun tempat mobil CRV mendarat.
Saat ditemukan, lanjut Suparno, laki-laki yang kemudian diketahui bernama Ragil
Supriyanto jauh dari tempat mobil mendarat dengan kondisi sudah tidak bernyawa.
"Kalau sopirnya perempuan cantik, masih hidup meski dalam keadaan terjepit dan
dibawa ke rumah sakit Magetan," kata Suparno.
Kapolsek Plaosan, Resor Magetan AKP Sukono, menyebutkan, mobil itu melaju
cukup kencang dan menabrak guard rail atau pagar pengaman dan terjun ke
jurang sebelah barat kebun straberi.
"Diduga mobil itu berjalan lurus dan tidak ada tanda-tanda mengerem saat berada di
belokan tajam hingga menabrak pagar pengaman dan jatuh ke persawahan," kata AKP Sukono.
Kondisi mobil CRV keluaran terbaru itu ringsek, dan kemungkinan besar sudah tidak bisa diperbaiki.
Keempat ban mobil masih berada di tempatnya.
"Kedua korban dilarikan ke RSUD dr Sayidiman, Magetan. Korban meninggal dunia ditempatkan di ruang jenazah setempat," kata Kapolsek. (Surya.co.id/Doni Prasetyo)
loading...

Monday, October 15, 2018




Kecelakaan tunggal mobil Honda CRV terjadi di kawasan yang tak jauh dari Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur, Sabtu (13/10/2018).
Seorang kontraktor berinisial RS (34) dan model sekaligus pemandu lagu (PL) yang diduga wanita idaman lainnya, RP (26), menjadi korban dalam insiden ini.
Dilansir dari Surya Malang, RS merupakan pria beristri asal Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, Blora, Jawa Tengah, sementara RP berasal dari Desa Semen, Kecamatan Paron, Ngawi, Jawa Timur.
RS tewas dalam kecelakaan tersebut, sedangkan RP, yang mengemudi mobil, tak sadarkan diri.
Ln, kakak ipar RS, menceritakan bahwa istri korban, TH, sempat marah karena menemukan bukti perselingkuhan RS sebelum kejadian.
"Hari Kamis, sehari sebelum kecelakaan, TH cerita bahwa suaminya selingkuh dengan PL karena menemukan tiket Mojosemi Park dan bukti pembayaran hotel Mojosemi. Kata adik saya, biar suami saya selingkuh, asal tidak ditinggal mati. Tapi kok kejadiannya seperti ini," kata Ln kepada SuryaMalang.com di kamar jenazah, Minggu (14/10/2018).
Menurut Suparno, seorang petani yang menjadi saksi mata, mobil korban melaju kencang saat melintas di kebun stroberi.
Mobil dari arah Sarangan yang turun ke Magetan kota itu kemudian terjun ke jurang.
"Saya tahu ada mobil terbang dan terdengar letusan, blar! Terlihat laki-laki terlempar keluar mobil, sedang pengemudinya, perempuan, terjepit badan mobil," ungkap warga Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, yang juga pemilik kebun tempat mobil CRV mendarat itu.
"Kalau sopirnya perempuan cantik, masih hidup meski dalam keadaan terjepit dan dibawa ke rumah sakit Magetan," katanya.
RP telah dilarikan ke RSUD dr Sayidiman, Magetan, begitu juga dengan RS, yang kemudian ditempatkan di ruang jenazah.
Mobil juga telah dievakuasi meskipun petugas mengalami kesulitan.
"Perlu waktu lama karena lokasinya sulit dan ramainya arus lalu lintas dari Sarangan dan sebaliknya," kata Kanit Laka Lantas Polres Magetan Iptu Yudi Wiyanto.
"Tim evakuasi dari Polres dan warga Sarangan. Kami agak kesulitan, karena medan tempat jatuhnya mobil itu, jauh dari jalan sehingga kami harus mendereknya terlebih dahulu, baru ditarik ke atas truk," imbuhnya.
Simak video di atas. (Tribun-Video.com/Eleonora Padmasta EW)
Sumber : tribun-medan.com
loading...

Sunday, October 14, 2018



Referensi pihak ketiga

Filosofi bilangan dalam jawa. Dalam bahasa Indonesia :
21 Dua Puluh Satu,
22 Dua Puluh Dua,...s/d
29 Dua Puluh Sembilan.
Dalam bhs Jawa tidak diberi nama Rongpuluh Siji,
Rongpuluh Loro, dst; melainkan
Selikur, Rolikur,...s/d Songo Likur.

Di sini terdapat satuan LIKUR
Yang merupakan kependekan dari (LIngguh KURsi), artinya duduk di kursi.
Pada usia 21-29 itulah pada umumnya manusia mendapatkan “TEMPAT DUDUKNYA”, pekerjaannya, profesi yang akan ditekuni dalam kehidupannya;

Ada penyimpangan pada bilangan 25, tidak disebut sebagai LIMANG LIKUR, melainkan SELAWE.

SELAWE = (SEneng-senenge LAnang lan WEdok).
Puncak asmaranya laki-laki dan perempuan, yang ditandai oleh pernikahan.
Maka pada usia tersebut pada umumnya orang menikah (dadi manten).

Ada penyimpangan lagi nanti pada bilangan 50.
Setelah Sepuluh, Rongpuluh,
Telung Puluh, Patang puluh,
mestinya Limang Puluh.
Tapi 50 diucapkan menjadi SEKET.
SEKET (SEneng KEthonan : suka memakai Kethu/tutup kepala topi/kopiah). Tanda Usia semakin lanjut, tutup kepala bisa utk menutup botak atau rambut yg memutih karena semirnya habis...
Di sisi lain bisa juga Kopiah atau tutup kepala melambangkan orang yang seharusnya sdh lebih taat beribadah...!
Pada usia 50 th mestinya seseorang seharusnya lebih memperbanyak ibadahnya dan lebih berbagi untuk bekal memasuki kehidupan akherat yg kekal dan abadi...!.

Dan kemudian masih ada satu bilangan lagi, yaitu 60, yang namanya menyimpang dari pola, bukan Enem Puluh melainkan SEWIDAK atau SUWIDAK.
SEWIDAK (SEjatine WIs wayahe tinDAK).
Artinya : sesungguhnya sudah saatnya pergi. Sudah matang...
Hrs sdh siap dipanggil menghadap Tuhan..

Semoga bermanfaat smoga tetap sehat semangat walau meh SWIDAK

*yg merasa sewidak punjuL tidak boleh complain.... sambiL nutup kamus bahasa jawa.....yang gak bs bahasa jawa jangan nangis....

#--ELING lan WASPODO--#

Baca Juga : ⏬
3 Mitos Larangan Di Pulau Jawa Yang Terkenal Bagi Orang Indonesia

Inilah Rekaman Tsunami yang Berhasil Diabadikan Kamera, Mengerikan !

Ibu-Ibu Menyusui Anaknya Secara Massal


loading...

Friday, October 12, 2018




Pesta Seks Tukar Pasangan Digerebek di Surabaya, Ibu Hamil 8 Bulan Turut Ditangkap Polisi
Rabu, 10 Oktober 2018 08:14 WIB
TRIBUN-VIDEO.COM - Subdit IV Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Jatim menangkap tiga pasangan tukar pasangan (swingers), Minggu (7/10/2018) di salah satu hotel di Kota Surabaya.

Dilansir Tribun-Video.com dari Kompas.com, tiga pasang suami istri tersebut ditangkap polisi saat menggelar pesta seks (swinger).

"Sepasang di atas tempat tidur, sepasang di lantai, dan sepasang lagi di kamar mandi," kata Wakil Direktur Resort Kriminal Umum Polda Jawa Timur, AKBP Juda Nusa Putra, Selasa (9/10/2018).


Penggerebekan pesta seks tersebut merupakan tindak lanjut dari penyelidikan polisi pada akun twitter @ekodok87 dan @pasutri94 milik salah satu pasangan.

"Akun ini kerap menawarkan layanan seks menyimpang dari swinger hingga threesome dengan membayar sejumlah uang kepada penyelenggara pesta," kata Juda.

Akun tersebut adalah milik Eko Hardianto (31), yang kini ditetapkan sebagai tersangka.

Dilansir dari Surya, Eko merupakan satu-satunya pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Tersangka ini (Eko Hardianto) merupakan otak atau yang mengadakan swinger," tegas Juda kepada awak media, Selasa (9/10/2018).

Dalam pesta tersebut, tersangka meminta uang Rp 750.000 kepada masing-masing pasangan.



Baca JugaMontok, 7 Artis Ini Dicurigai Melakukan Operasi Payudara

Video Hot Aura Kasih

Tabrak Ariel Tatum dan Aura Kasih, Selebgram Cantik Ini Parasnya Bikin Tegang Ngilu!


loading...



Stadion Surajaya yang menjadi markas klub Persela Lamongan dalam Kompetisi Liga 1 terbakar pada Jumat (12/10/2018) Pagi.
Api pertama kali terjadi berawal sekitar pukul 05.00 WIB lalu dengan cepat membakar sisa-sisa kayu yang sempat digunakan untuk membangun renovasi tribun Stadion di sisi utara.
"Hingga saat ini belum ada korban jiwa. Hanya kayusisa bekas pembangunan tribun Stadion, ujar  Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung saat di hubungi Kompas.com, Jumat (12/10/2018).

Warga di sekitar Stadion dengan di bantu petugas pemadam kebakaran cepat datang ke lokasi kejadian sehingga api dapat segera di padamkan.

"Api sempat membesar karene memang banyak kayu, tapi enggak lama (kejadian) karena petugas di bantu warga berhasil memadamkan api," lanjut dia

Sementara itu, Sekretaris Tim Persela Muji Santoso menambahkan, api memang sempat membesar namun itu tidak lama. Dengan kejadian tersebut, juga tidak sampai menelan korban jiwa.

"Hanya kayu bekas proyek saja yang terbakar. Beruntung juga, bangunan beton proyek tribun yang dikerjakan sudah kuat, jadi tidak berpengaruh terhadap bangunan," tutur Muji

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami asal muasal penyebab kejadian kebakaran tersebut, Informasi di lapangan menyebutkan, kebakaran diduga karena ulah orang gila yang sempat berada di sekitaran lokadi pada beberapa hari terakhir.

Sumber : kompas.com

Bohong, Janji PSSI Hentikan Laga Saat Ada Nyanyian Rasis, Tidak Terbukti Saat Derby Jatim

Tak Sepenuhnya Salah Bobotoh, Ketua Viking : Salahkan Korban Yang Sok-sok Datang Ke GBLA

4 Presenter Olahraga Yang bikin Salah Fokus Kalau Melihatnya


loading...


Referensi pihak ketiga

WisataAngker. Terkadang kita sering mendapati nasehat dari penduduk setempat saat kita berkunjung atau mendatangi tempat-tempat yang ternyata daerah tersebut memiliki cerita mistis atau mitos yang dianggap berbahaya bagi siapa saja yang melanggar pantangan tersebut, dimana akan terjadi suatu peristiwa mengerikan bila kita melanggar pantangan tersebut.
Di Indonesia sendiri terdapat banyak mitos mengenai larangan dalam melakukan sesuatu hal, namun ada 3 mitos di Pulau Jawa berupa larangan-larangan yang sangat terkenal bagi orang Indonesia, yang tersebar melalui cerita rakyat dari pulau Jawa.
1. Dilarang menggunakan baju hijau di pantai Parangtritis


Ilustrasi Nyi Roro Kidul. Sumber http://tribunnews.com
Pantai yang terletak di Kota Yogyakarta ini memiliki pesona alam yang indah berupa pantainya yang bersih serta airnya yang jernih sehingga menjadi pusat wisata bagi wisata lokal maupun Mancanegara, namun dibalik pesona keindahannya pantai Parangtritis menyimpan kisah mistis yang menakutkan bagi setiap orang yang berkunjung ke pantai tersebut, karena menurut cerita orang zaman dulu terdapat sosok penjaga laut selatan yaitu seorang ratu yang bernama Nyi Roro Kidul
Diceritakan ratu ini sangat menyukai segala bentuk yang berwana hijau sehingga terdapat sebuah mitos jika bagi siapa saja yang memakai baju hijau ketika sedang berada di pantai Parangtritis baik itu warga lokal maupu wisatawan asing dipercaya orang tersebut akan tenggelam ke laut karena terseret derasnya ombak untuk dijadikan sebagai budak Nyi Ratu Roro Kidul, yang lama-kelamaan cerita ini tersebar dari mulut ke mulut.
2. Larangan membuang air panas pada malam hari


Ilustrasi membuang air panas. Sumber http://kabarmakkah.com
Tentunya kita semua sering memasak air panas baik itu untuk mandi atau mungkin merebus telur, suatu hal yang biasa dilakukan setiap hari bagi semua orang, namun ternyata terdapat suatu mitos yang berkembang melalui cerita rakyat di pulau Jawa berupa larangan seperti membuang sisa air rebusan pada malam hari terutama pada waktu magrib.
Dikarenakan saat itu adalah saat keluarnya mahluk gaib yang tidak kasat mata sehingga ditakutkan akan mengenai mahluk gaib yang sedang berada tepat dimana kita membuang sisa air panas tersebut, dipercaya mahluk tersebut akan marah serta akan membalas perbuatan kita, mitos ini tersebar melalui cerita dari mulut ke mulut dari pulau Jawa yang sangat dihindari oleh orang Indonesia.
3. Larangan pesawat terbang melintasi gunung Salak di Jawa timur


Sumber http://merdeka.com
Kali ini sebuah mitos yang dimiliki oleh salah satu gunung di Jawa Timur yang biasa disebut dengan gunung Salak karena sering terjadinya peristiwa pesawat jatuh di area ini, dalam sepuluh tahun terakhir tercatat 7 kali musibah pesawat terbang jatuh hancur menjadi puing-puing antara tahun 2002-2012, salah satu diantarannya pesawat Sukhoi Super Jet 1000 yang menewaskkan seluruh awak kapal maupun penumpang.
Terlebih lagi terdapat makam Syekh Hasan yang terletak di puncak manik yang selalu dikaitkan dengan peristiwa jatuhnya beberapa pesawat di area gunung tersebut, agar tidak terjadi lagi kejadian serupa maka semua maskapai pesawat terbang dilarang melintasi area gunung Salak, demi kenyamanan dan keselamatan sehingga membuat mitos tersebut terkenal dari berbagai kalangan di Indonesia.
Nah sobat angker, mitos tersebut sangat terkenal di Indonesia yang tersebar dari pulau Jawa dan akan menjadi suatu hal yang menakutkan bila dilakukan, ditunggu komentar, share dan follow wisata angker agar mimin lebih rajin membagikan tulisan bernuansa angker

loading...